Baju Seragam Kejaksaan Terbaru Seperti Apa?

0
875
views
sumber: google.co.id

Baju seragam kejaksaan pada lazimnya mempunyai teladan seperti kemeja dengan celana atau rok panjang. Warna seragam kejaksaan merupakan coklat tua dan dilengkapi oleh beraneka atribut penyokong.
Jaksa sendiri merupakan sebuah jabatan fungsional yang mempunyai wewenang sebagai penuntut lazim dan pelaksana putusan pengadilan. Menjadi jaksa bukanlah perkara yang mudah, banyak tanggung jawab yang mesti dipikul.
Mengetahui pakaian seragam kejaksaan terbaru

  1. Makna Seragam Kejaksaan
    Baju profesi khusus merupakan pakaian yang lazimnya dipakai oleh profesi tertentu. Salah satu profesi yang memakai seragam kejaksaan khusus merupakan pegawai kejaksaan.
    Pekerjaan jaksa sudah ada semenjak zaman dahulu saat Indonesia masih berbentuk kerajaan. Sampai kini istilah jaksa masih dipakai sebagai jabatan untuk penegak regulasi. Pegawai jaksa lazimnya memakai seragam khusus seperti pegawai sipil di instansi lainnya. Seragam jaksa lazimnya berbentuk setelan kemeja dan celana atau rok yang dilengkapi dengan atribut.
  2. Atribut Seragam Kejaksaan
    Seperti halnya seragam lainnya, seragam kejaksaan juga mempunyai beberapa atribut yang mesti menempel. Atribut seragam kejaksaan di antaranya sebagai berikut:
    • Penutup kepala
    • Petunjuk pangkat
    • Petunjuk jabatan
    • Petunjuk induk kesatuan
    • Lambang kejaksaan
    • Papan nama
    • Petunjuk kewenangan
    • Petunjuk brefet
    • Petunjuk persatuan jaksa Indonesia
    • Petunjuk kehormatan
    • Petunjuk lencana kejaksaan
    • Lencana korpri
    • Ikat pinggang berwarna hitam dengan lambang kejaksaan
    • Sepatu warna hitam bertali
    • Kaos kaki warna hitam
    • Hijab segitiga untuk wanita berjilbab.
    Desain pakaian seragam kejaksaan lazimnya berbentuk kemeja formal. Kecuali itu seragam kejaksaan juga dilengkapi dengan beberapa atribut lain. Di antaranya tongkat, tali bahu, kencing kemeja berlogo kejaksaan RI, dasi, dan rompi.
  3. Ketetapan Pengaplikasian Seragam Kejaksaan
    Ketetapan pemakaian seragam kejaksaan juga dipegang dalam undang-undang. Ketetapan hal yang demikian di antaranya:
    a. Baju dinas harian
  • Kemeja berwarna coklat tua, berlengan pendek, dengan dua saku berada di bagian depan. Kerah kemeja berbentuk tegak dan dilengkapi dengan lidah bahu untuk menyematkan petunjuk pangkat.
  • Celana atau rok panjang berwarna coklat tua dengan daku miring kanan kiri
  • Bagi wanita berjilbab mengenakan jilbab segitiga
  • Mengenakan topi dengan lambang adhyaksa
  • Menggunakan sabuk hitam
  • Menggunakan kaos kaki dan sepatu hitam
  • Menggunakan atribut
    b. Baju dinas upacara
    Tertib pakaian seragam kejaksaan untuk upacara di antaranya:
  • Laki-laki dan perempuan memakai jas lengan panjang berwarna coklat tua untuk PDU I dan warna putih untuk PDU II. Padahal PDU III mesti memakai kemeja coklat tua.
  • Kemeja mesti dilengkapi dengan lidah bahu dan dua saku di bagian depan seragam.
  • Baju dalam jas merupakan kemeja panjang berwarna krem modelnya standar.
  • Menggunakan celana atau rok panjang berwarna coklat tua.
  • Menggunakan topi pet upacara dilengkapi dengan lambang Adhyaksa.
    c. Baju dinas lapangan
  • Menggunakan pakaian berwarna coklat tua lengan panjang
  • Figur kerahnya mesti tinggi dan diberi velcro.
  • Dilengkapi dengan dua saku di bagian depan kemeja
  • Menggunakan atribut yang menempel seperti petunjuk kedinasan, papan nama, atau yang lainnya
  • Menggunakan celana dengan teladan kargo dan saku miring di bagian atasnya.
    Baju seragam kejaksaan bukan cuma sekadar pakaian lazim tapi mempunyai banyak makna di dalamnya. Seragam kejaksaan juga ada beberapa jenis dan lazimnya dipakai pantas dengan jenis aktivitas kedinasannya.

Sumber: henryadams.co.id