Info Penting Tentang 4 Siklus Refrigasi Pada AC Chiller

0
91
views
sumber: google.co.id

Apa saja perbedaan yang dapat Anda dapatkan antara AC chiller dan AC split? Kalau diamati dari prinsip kerjanya, kedua macam penyejuk udara hal yang demikian pada hakikatnya menerapkan prinsip yang sama. Memanfaatkan mesin refrigasi dengan keempat bagian andalannya.
4 Siklus refrigasi AC Chiller
Sedangkan sama-sama menerapkan metode refrigasi kompresi untuk mendinginkan udara. Metode refrigasi pada chiller mengutamakan pendinginan media air dibandingi seketika mendinginkan temperatur ruangan. Kesibukan yang tak diadopsi pada AC split.
Agar Anda lebih mengetahui siklus refrigasi chiller, amati bagian dan fungsinya masing-masing berikut:

  1. Kompresi
    Pelaksanaan ini berprofesi langsung sesudah refrigeran meninggalkan evaporator. Berikutnya refrigeran dikelola dan didistribusikan ke dalam kompresor. Sekiranya sebelumnya refrigeran dapat berwujud uap atau gas, sesudah dikompresi refrigeran konsisten diperkenankan berwujud gas.
    Seketika, bagaimana dengan suhu temperatur dan tekanannya? Sebelum dikompresi, bagus tekanan ataupun suhu suhunya rendah. Tetapi setelahnya, tekanan dan suhu berubah menjadi lebih tinggi. hasil kompresi inilah yang nantinya akan didistribusikan ke kondensor.
  2. Kondensasi
    Masih belum memahami metode AC chiller? Berakhir mempelajari apa itu kompresi lanjutkan dengan mengetahui pengerjaan kondensasi. Pelaksanaan ini berlangsung secara otomatis dikala refrigeran keluar dari kompresor.
    Bagus tekanan, suhu dan format masih mengadopsi hasil pengerjaan kompresi. Berikutnya refrigeran akan diolah dan diubah menjadi likuid, bertekanan tinggi dengan suhu temperatur yang rendah. Berakhir pengerjaan kondensasi usai, refrigeran diolah kembali pada exvantion valve.
  3. Penurunan Tekanan
    Sebelum masuk ke siklus terakhir ialah evaporasi atau evaporator. Refrigeran mesti lewat pengerjaan penurunan tekanan terutama dulu di exvantion valve.
    Hasil akhir atau format refrigeran berakhir lewat jenjang ini masih berwujud likuid. Sulit membedakan hanyalah tekanannya yang berubah dari tinggi ke rendah. Sementara suhu refrigeran masih rendah sebagaimana pengerjaan kondensasi.
  4. Evaporasi
    Apa hubungannya jasa pemasangan chiller dengan siklus refrigasi chiller? Tentu saja ada. Mereka yang berprofesi pada bidang ini lazimnya memahami dengan amat bagus pengerjaan refrigasi.
    Tanpa pemahaman yang bagus secara teori atau praktiknya. Yakni bagi jasa instalasi chiller untuk memasang perangkat dengan bagus dan benar.
    Kembali lagi pada pembahasan refrigasi, langsung apa yang dimaksud dengan pengerjaan evaporasi? Berikutnya siklus terakhir dari refrigasi yang diawali dikala refrigeran didistribusikan menuju evaporator.
    Dalam pengerjaan evaporasi, terjadi pengerjaan perubahan format refrigeran dari yang semula berbentuk likuid berubah menjadi gas. Fase ini tak bisa dihindari sebab secara berbarengan juga terjadi pengerjaan penarikan panas.
    Berikutnya, refrigeran akan didistribusikan kembali ke siklus permulaan ialah pengerjaan kompresi. Untuk dikelola kembali secara berulang dan berkelanjutan.
    Itulah sedikit isu yang dapat Anda dapatkan mengenai siklus refrigasi chiller. Pelaksanaan atau mekanisme kerja pada chiller yang terjadi secara natural dikala mesin pendingin dinyalakan. lebih lanjut mengenai AC chiller, dapat Anda temukan seketika dikala memanfaatkan jasa instalasi chiller.

Sumber: acwahana.com